Bukan jalan-jalan biasa.


Mengeksplore indahnya pemandangan kota Gudeg dengan bersepeda, adalah sebuah prestisius tersendiri bagi jiwa. Bertitik tolak dari penginapan di Jl. Veteran dini hari bersama sobat terbaik menikmati segarnya udara pagi, sambil menikmati pemandangan hijau di setiap sudut Jogja.

Jogja yang masih asri, membuat siapa pun betah berlama-lama tinggal disana. Penduduknya yang masih ramah, bukti nyata Indonesia merupakan Negara yang ramah. Kunikmati indahnya Jogja dengan mengayuh sepeda onthel tua yang kusewa. Sepeda Onthel yang nyentrik, menarik perhatian setiap mata yang melirik. Menjadikan rasa capai tidak terasa, meski entah sudah berapa ratus kilo jalan yang kulewati dengan mengayuh sadelnya.

Sekayuh dua kayuh sadel sepeda terus kulaju. Melewati bukit hijau, pepohonan besar, lalu berganti pemandangan sawah kuning terhampar, rasanya seperti di film Kartun Alice in Wonderland.. jadi gak mau pulang..hahaha. Kuhirup udara dalam-dalam, hari liburan memang selalu terasa berbeda di banding hari lainnya.

Selagi asik mengayuh sepeda, tiba-tiba kupu-kupu cantik hinggap di punggung tangan. Ikut menelusuri jalan-jalan dipinggir sawah, menembus angin sepoi-sepoi membelah hamparan sawah. Menjadi petunjuk arah hingga menuju makam Imogiri, kupu-kupu berwarna turqouis, kuning pada sayapnya seakan ingin ikut berpartisipasi bersepeda bersama .

Liburan sederhana yang mampu membukakan mata hati dan semakin mencintai Indonesia. Terlebih lagi semakin mengagungkan ciptaan Alloh SWT. Membuatku ingin terus mengulang rasa yang sama, mengulang ketakjuban yang menggugah keimanan kepada sang pencipta.

Komentar

Postingan Populer