Wanita dan iklan

“Wanita cenderung "mematuhi" komentar negatif di lingkungannya. Apa yang dikatakan orang bisa dengan mudah memengaruhi pikiran mereka tentang dirinya sendiri atau konsep diri”
Petikan kalimat dari sebuah berita diatas, jika dikaji dan ditarik dari sudut iklan, menurut saya adalah sebagai berikut:
Dapat kita lihat, bahwa iklan sebuah produk lebih banyak memusatkan target market pada wanita ketimbang pria. Karena selain sebagai menteri keuangan dalam rumah tangga, secara tidak sadar yang paling berperan penting adalah pemikiran wanita yang lebih mudah tergoda, – sebut saja iklan produk pil pelangsing yang menjanjikan bentuk tubuh indah, perabot rumah tangga yang menghadirkan kesan eksklusif, kosmetik yang menjanjikan kulit putih dan mulus, dll. Janji-janji pada iklan tersebut menggugah dan menggoda pemikiran mereka- tentunya akan menjadi sebuah prestisius tersendiri bagi wanita, juga sebagai salah satu jurus ampuh untuk menghindari komentar negatif dari teman atau lingkungan sekitar. Itulah beberapa kesimpulan saya tentang mengapa pesan sebuah iklan lebih menyasar pada kaum hawa.

Komentar