Bersih & nyaman berkat si bapak tua.

Pagi buta Pak Samid tukang sampah komplek kami telah melaksanakan tugasnya, mengangkut sampah dari rumah ke rumah dengan gerobak sampahnya. Meski berbau menyengat, dengan sabar bapak yang memiliki 7 orang anak tersebut membersihkan sampah rumah.

Mungkin bagi kita, itu merupakan pemandangan biasa, pekerjaan wajib petugas sampah. Tapi pernahkah terpikir sekilas dalam otak kita, bahwa sangat berjasanya orang-orang seperti Pak Samid bagi kita, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga.

Pernah suatu kali, Pak Samid sakit selama beberapa minggu. Absentnya bapak yang sudah 10 tahun bekerja sebagai tukang sampah itu mengakibatkan timbunan sampah semakin menggunung di masing-masing tong sampah, membuat pemandangan komplek perumahan kami tidak sedap dipandang mata dan menimbulkan bau menyengat di sepanjang jalanan.

Hal tersebut sangat mengganggu keseharian kita, apa lagi bagi ibu rumah tangga yang kesehariannya lebih banyak di rumah. Memasak seharum apapun, pasti akan terkalahkan oleh bau sampah, membersihkan halaman rumah jadi sia-sia karena sampah yang berserakan kala angin bertiup kencang, terkadang meski sudah di atur dengan rapi dalam tong sampah, timbunan sampah mengundang kucing atau pemulung untuk mengobrak-abrik sampah yang kemudian ditinggalkan begitu saja. Hal-hal tersebut di atas pastinya memberi PR dobel bagi ibu rumah tangga.

Alhamdullilah.. beberapa minggu kemudian, Pak Samid sembuh dari sakitnya. Hanya dalam satu hari, si bapak tua menyulap komplek yang penuh dengan sampah menjadi komplek yang sangat bersih, nyaman, sehat tanpa bau yang menyengat hidung kita. warga komplek sangat terbantu dengan hadirnya Pak Samid. Khususnya ibu-ibu rumah tangga. Akhirnya kami semua sepakat untuk menambah bayaran Pak Samid agar beliau lebih semangat mengemban tugasnya. Melalui tangan si bapak tua petugas sampah, lingkungan sekitar rumah kembali sedap dipandang mata.

Komentar

Postingan Populer