Ayunan Kehidupan


Saat itu aku hanya bisa mendengar alunan wejangan yang terlontar dari setiap kata-kata bijakmu.

Ku hanya bisa terdiam, terpaku dan dengan setengah hati mendengar semua ocehanmu.

Ku hanya menganggap setiap kata-kata yang keluar dari mulutmu hanya angin kencang yang membisingkan telingaku.

Ku tak peduli semua hibahmu, yang ku tau aku hanya melakukan apa yang ku suka, apa yang ku mau.

Kini ku sadari bahwa setiap kata yang terucap dari mulutmu merupakan bekal dalam hidupku, ilmu dalam mengarungi hidup dan menjadikanku untuk lebih berhati-hati dalam setiap jejak langkah yang kutuju.

Komentar

Postingan Populer